Kopi Manglayang House Blend: Cita Rasa Hulu Bumi Priangan
Kopi olahan petani lereng Gunung Manglayang dengan pola tanam agroforestri ramah burung, metode petik merah selektif, dan pascapanen berkeadilan.
Buruan Manglayang adalah inisiatif kolektif di Bandung yang menghubungkan praktik agroekologi, kedaulatan pangan, konservasi pohon saeh & kertas daluang, serta ruang temu literasi bagi generasi muda.
Tiga ruang terpadu yang mengalirkan pemikiran kritis, aksi praksis di lapangan, dan karya wujud nyata.
Kanal esai, tulisan naratif, dan karya sastra reflektif seputar isu agraria, ekologi politik, serta relasi mendalam manusia dengan tanah.
Laboratorium aksi dan rekam jejak program: lokakarya pelestarian pohon saeh, riset agroekologi mandiri, dan pameran literasi komunitas.
Showcase karya visual foto esai, lembaran kertas daluang murni buatan tangan, serta produk hasil bumi Kopi Manglayang petik merah.
Pembaruan gagasan, catatan kegiatan, dan rilisan karya komunitas.
Kopi olahan petani lereng Gunung Manglayang dengan pola tanam agroforestri ramah burung, metode petik merah selektif, dan pascapanen berkeadilan.
Dokumentasi program pelestarian pohon saeh (Broussonetia papyrifera) dan workshop pengolahan kulit kayu menjadi kertas daluang tradisional bersama perajin dan seniman.
Sebuah esai reflektif tentang perlawanan generasi muda terhadap arus urbanisasi, krisis pangan struktural, dan makna memegang cangkul di lereng bukit.
Showcase lembaran kertas daluang murni hasil tempaan tangan dari kulit kayu pohon saeh, bernilai sejarah tinggi untuk karya seni rupa, naskah, dan wayang beber.
Menelisik kembali makna mendalam konsep pekarangan (buruan) dalam tata ruang tradisional Sunda sebagai lumbung pangan dan episentrum silaturahmi sosial.
Katalog pelestarian benih lokal non-hibrida (open-pollinated): tomat ranti purba, cabai rawit gunung, kacang roay, dan rimpang tanaman obat keluarga.
Dalam bahasa Sunda, buruan adalah halaman depan rumah. Bagi kami, buruan adalah benteng terkecil ketahanan keluarga—tempat benih ditanam, tanaman obat dijaga, dan tetangga saling bertukar hasil panen. Dari buruan rumah, kesadaran itu meluas merawat kebun bersama hingga menjaga hutan di hulu Gunung Manglayang.