Pulang ke Tanah: Menemukan Kedaulatan di Kaki Gunung Manglayang
Sebuah esai reflektif tentang perlawanan generasi muda terhadap arus urbanisasi, krisis pangan struktural, dan makna memegang cangkul di lereng bukit.
Kanal Narasi, Esai Agraria, & Karya Sastra
Ruang dialektika pemikiran, refleksi kritis kedaulatan tanah, dan karya sastra yang mengangkat suara bumi, petani muda, serta kehidupan pedesaan di lereng Gunung Manglayang.
Sebuah esai reflektif tentang perlawanan generasi muda terhadap arus urbanisasi, krisis pangan struktural, dan makna memegang cangkul di lereng bukit.
Sebuah esai reflektif tentang perlawanan generasi muda terhadap arus urbanisasi, krisis pangan struktural, dan makna memegang cangkul di lereng bukit.
Menelisik kembali makna mendalam konsep pekarangan (buruan) dalam tata ruang tradisional Sunda sebagai lumbung pangan dan episentrum silaturahmi sosial.
Sebuah telaah kritis tentang hegemoni benih hibrida korporasi, ancaman kepunahan varietas lokal, dan ikhtiar membangun bank benih mandiri di komunitas.
Sebuah karya puisi dan prosa liris tentang aroma tanah basah, degup kehidupan di balik kulit biji, dan harapan musim tanam di bukit timur Bandung.
Refleksi filosofis tentang benturan budaya instan serba cepat zaman digital dengan ritme pertumbuhan alami tanaman di kebun pegunungan.