Logo Buruan Manglayang
Buruan Manglayang Agroekologi • Budaya • Literasi
Sekolah Lapang

Sekolah Lapang: Pelatihan Pembuatan Kompos Bokashi Daun Kering & Arang Sekam

"Catatan pelaksanaan lokakarya praktis pengolahan limbah organik kebun dan kotoran ternak menjadi pupuk padat bokashi kaya humus untuk warga sekitar."

Penulis: Tim Sekolah Lapang Studio Merah
2 menit baca
Sekolah Lapang: Pelatihan Pembuatan Kompos Bokashi Daun Kering & Arang Sekam

Sebagai bagian dari program edukasi publik berkelanjutan, Studio Merah menggelar sesi Sekolah Lapang Agroekologi bertajuk “Memuliakan Sampah Menjadi Emas Hitam Tanah: Pembuatan Pupuk Kompos Bokashi Terfermentasi”.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari warga sekitar lereng Manglayang, perwakilan ibu-ibu penggiat pekarangan rumah, serta mahasiswa pegiat lingkungan hidup dari Bandung.

[Komposisi Formulasi Bokashi Burma]
• 40% Daun Kering & Serasah Kebun (C-organik)
• 30% Kotoran Kambing/Sapi Matang (N-organik)
• 15% Arang Sekam Bakar (Biochar - Rumah Mikroba)
• 10% Dedak Halus (Nutrisi Starter Fermentasi)
• 5%  MOL Bambu & Larutan Tetes Tebu Aren

Jalannya Kegiatan & Praktik Lapangan

  1. Pencacahan dan Pencampuran Bahan Kering
    Peserta belajar mencacah daun-daun kering dan sisa pangkasan kebun agar luas permukaan bahan meningkat, memudahkan penetrasi hifa jamur pengurai.

  2. Pengaturan Kadar Air (Moisture Content)
    Larutan bio-aktivator disiramkan secara bertahap ke atas tumpukan bahan hingga mencapai kadar air ideal (sekitar 40–50%). Indikator sederhana: ketika digenggam erat tangan, adonan memadat namun tidak meneteskan air.

  3. Inkubasi Termofilik & Pembalikan Tumpukan
    Tumpukan bokashi ditutup terpal kedap. Pada hari ke-2, suhu tumpukan melonjak hingga 50–60°C akibat aktivitas mikroba termofilik yang membunuh biji gulma dan bakteri patogen. Peserta mempraktikkan teknik pembalikan berkala setiap 2 hari sekali.

Dampak dan Distribusi

Dalam waktu 7–10 hari, kompos bokashi matang dengan sempurna, beraroma seperti tanah hutan yang segar, dan berwarna cokelat kehitaman remah. Seluruh hasil produksi bokashi dibagikan secara gratis kepada para peserta untuk diaplikasikan di pekarangan dan kebun masing-masing.